workshop FITS Dentistpreneur

Banyak startup gagal karena mereka membuat produk/jasa yang tidak sesuai dengan kebutuhan & keinginan pelanggan mereka

Ide Bisnis saja tidak cukup untuk sukses!

From Idea To Startup

“Pengalaman yang tidak pernah didapatkan di tempat lain sebelumnya. Semuanya benar-benar saya dilihatkan pada kondisi real bisnis saya sendiri. Jadi, otomatis saya tahu cara memperbaikinya lebih konkrit”, DAVID ZHOU, Pemilik Lembaga Pendidikan

Sebuah workshop komprehensif yang akan membantu Anda menguji dan mewujudkan Ide Bisnis menjadi bisnis tahap awal (startup). Dalam 2 (dua) hari Anda akan belajar membangun fondasi bisnis yang benar, dimulai dari menggali dan menajamkan Ide Bisnis, mentransformasikannya menjadi Model Bisnis yang konkrit hingga pengujian Model Bisnis.

  • Apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang entrepreneur yang berhasil, banyak orang mengira keahlian teknis merupakan hal penting untuk menjadi seorang entrepreneur yang berhasil. Faktanya, untuk menjadi entrepreneur yang sukses selain dibutuhkan keahlian juga dibutuhkan sikap mental yang saleh.
  • Menggali dan mengeluarkan potensi dalam diri, banyak orang sering ikut-ikutan dalam berbisnis tanpa memperhatikan apakah dirinya memiliki potensi yang mendukung. Alhasil, banyak dari mereka yang berguguran.
  • Link & match potensi diri, memastikan potensi diri Anda selaras dengan bisnis yang akan Anda geluti. Apakah bisnis tersebut di tangan Anda dapat berkesinambungan atau segera ganti bisnis.
  • Membangun bisnis dengan pendekatan Lean Startup (Customer Development Process – Steve Blank), paradigma lama dalam berbisnis adalah lakukan saja.. jangan banyak mikir. Hasil penelitian menunjukkan, bisnis yang sukses ternyata memiliki keseimbangan antara persiapan dalam berbisnis dan melakukan tindakan yang tepat.
  • Menemukan kecocokan produk/jasa dengan target pasar (menggunakan Value Proposition Canvas Alexander Osterwalder), hingga hari ini tidak sedikit bisnis yang meski telah berjalan lebih dari 3 tahun tidak menunjukkan perkembangan karena produk/jasa yang ditawarkan tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan target pasar atau juga melayani target pasar yang tidak sesuai dengan produk/jasa yang Anda tawarkan.
  • Mengkonkritkan Ide Bisnis ke dalam sebuah Model Bisnis (menggunakan Business Model Canvas – Alexander Osterwalder), dengn hanya memiliki ide bisnis saja tidak cukup untuk memulai sebuah bisnis tapi diperlukan penjabaran yang lebih detil dan konkrit ke dalam komponen-komponen utama yang perlu dikembangkan untuk membangun sebuah bisnis yang berhasil. Model Bisnis Canvas akan membantu para entrepreneur membangun 9 blok komponen yang utama untuk membangun bisnis yang sukses sehingga membuat para entrepreneur menyadari apa-apa saja yang akan menjadi konsekuensi saat Ide Bisnis-nya akan dikonkritkan.
  • Menguji keabsahan Model Bisnis (menggunakan Progress Board – Alexander Osterwalder), sebuah Model Bisnis yang sudah dikembangkan akan menjadi bermanfaat ketika telah diuji, apakah asumsi-asumsi yang telah Anda buat di dalam Model Bisnis Canvas benar adanya sehingga meminimalkan resiko kegagalan bisnis Anda ketika bisnis Anda dijalankan. Oleh karena itu Anda perlu mengujinya langsung ke lapangan (get out of the building).

“Saya dapatkan itu lebih banyak ke mapping. Saya sudah melakukan bisnis 3-4 tahun. Dan dalam workshop ini saya langsung tahu. Apa yang saya lakukan, kenapa saya melakukan ini, kenapa saya melakukan bisnis ini.”, MARTIN FEBRIAN, Pemilik Klinik Gigi & Kecantikan

 

Hari/Tanggal: Jumat-Sabtu, 9-10 Oktober 2015

Lokasi: The Icon Horizon Broadway, BSD City, Tangerang

Investasi: Rp. 6.000.000,- (EB hingga  26 September 2015 – Rp 4.750.000,- )

Daftar sekarang di: info@garudapreneur.com

Kami menjamin bila Anda tidak mendapatkan manfaat apa pun di hari pertama, tolong beritahu dan kami akan segera mengembalikan uang Anda 100% – Tanpa dipersulit!

 Daftar sekarang di: info@garudapreneur.com

Mengapa Kami?

Setelah 9 tahun berkarir sebagai profesional yang sukses, Adi Putera memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha. Ternyata antara seorang profesional dan pengusaha membutuhkan keahlian, kerangka berpikir dan sikap yang berbeda. Alhasil, usahanya sempat bangkrut. Namun dalam waktu 1 tahun ia berhasil membalikkan keadaan dan bahkan memiliki beberapa bisnis di berbagai bidang berbeda. Pengalamannya ini dituangkan ke dalam dua buah buku:

Meta Leadership Marketing9 Jalan Pengusaha

 

Berbeda dengan Adi Putera, Aries Wiranata meniti karir sebagai profesional selama 15 tahun sebelum memulai usahanya sendiri. Saat ini ia menjadi konsultan manajemen dan IT di berbagai perusahaan dalam mengembangkan dan mengeksekusi strategi, serta meningkatkan kerja bisnis mereka.

Lalu mereka berdua merangkumkan inti sari pengalaman mereka dalam buku best seller berjudul Garudapreneur.

Garudapreneur