Apa Itu Crowdfunding

Apa itu CrowdfundingSalah satu upaya menggalang dana untuk startup (tidak tertutup hanya untuk startup saja) yang umurnya belum terlalu lama (sekitar tahun 20031) adalah Crowdfunding. Berbeda dengan cara lain yang melibatkan investor profesional ataupun investor perorangan, model ini melibatkan banyak orang, yang mungkin belum pernah Anda kenal sebelumnya dari berbagai belahan dunia.

Apa Itu Crowdfunding

Menurut Oxford Dictionaries, Crowdfunding diartikan sebagai praktik memperoleh pendanaan proyek atau usaha dengan mengumpulkan uang dari sejumlah besar orang, biasanya dilakukan melalui media internet.

Crowd yang dimaksud adalah orang-orang yang mungkin Anda kenal maupun tidak kenal yang tertarik untuk memberikan sebagian uangnya kepada Anda agar proyek usaha Anda dapat terwujud. Budaya Indonesia mungkin lebih mengenalnya sebagai saweran atau patungan, tergantung bagaimana kesepakatan antara pengumpul dana dengan pemberi dana.

Jenis Crowdfunding

Menurut David Thrope, penulis buku “Crowdfunding For Social Good” – buku ini menggunakan Crowdfunding untuk penerbitan dan promosi, di tahun 2013 terdapat 3 model dasar implementasi Crowdfunding di Amerika Serikat, yaitu:

  1. Donations: Para pemberi dana tidak mendapatkan apapun selain ucapan Terima Kasih. Di Indonesia ini sama dengan konsep saweran.
  2. Rewards: Kampanye model ini akan memberikan para pemberi dana produk yang dihasilkan dari pengumpulan dana.
  3. Investment: Model ini terkait dengan Debt (hutang/peminjaman) and Equity (kepemilikan saham). Oleh karena itu peraturan pemerintah diperlukan guna memastikan hak dan kewajiban pihak-pihak terkait dalam Crowdfunding. Per 2013, pemerintah Amerika Serikat belum membuat regulasi untuk Crowdfunding model ini.

Memulai Crowdfunding

Anda dapat memulai Crowdfunding dari keluarga, teman-teman (sekolah, kuliah, kantor dan lain-lain), daftar kontak email, teman Facebook, teman Twitter dan Social Media lainnya. Namun Anda dapat menggunakan platform khusus untuk menggalang dana secara Crowd. Antara platform satu dengan yang lain, aturan yang diterapkan berbeda.

Crowdfunding Platform

Devin Thorpe menjelaskan ada 3 hal yang perlu diperhatikan bila Anda memilih platform Crowdfunding sebagai sarana menggalang dana, yaitu:

  1. Funding Model
    Bagaimana dana yang digalang boleh diambil
  • Sesuai target atau lupakan : Jika tidak mencapai target yang ingin diraih, maka Anda tidak akan mendapatkan apa-apa.
  • Apa adanya: Berapapun dana yang berhasil digalang dapat Anda bawa pulang.
  1. Fees
    Bagaimana aturan pembayaran pemakaian jasa platform
  • Beberapa menerapkan prosentase dari dana yang tercapai
  • Beberapa menerapkan biaya bergabung
  • Beberapa bebas biaya apapun
  1. Culture
    Anda perlu memperhatikan kepada siapa platform ditujukan. Ada platform-platform yang dibangun untuk ceruk pasar tertentu, misalnya untuk masalah sosial, untuk industri kreatif. Pastikan Anda masuk ke platform Crowdfunding yang sesuai dengan proyek usaha Anda.

1A Brief History of Crowdfunding http://www.freedman-chicago.com/ec4i/History-of-Crowdfunding.pdf